
Blangkejeren — Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren melaksanakan briefing pagi Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) pada Senin, 19 Januari 2026, bertempat di lingkungan PTSP Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren, Taufik Rahayu Syam, S.H.I., M.S.I., sebagai bentuk pembinaan dan penguatan komitmen pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan.
Dalam arahannya, Ketua Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren menegaskan bahwa seluruh petugas layanan merupakan garda terdepan wajah peradilan, sehingga dituntut untuk senantiasa menampilkan sikap profesional, ramah, dan berintegritas. Oleh karena itu, penerapan budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun) harus menjadi kebiasaan dalam setiap interaksi pelayanan, baik kepada masyarakat pencari keadilan maupun kepada sesama aparatur.
Lebih lanjut, Ketua menekankan pentingnya kualitas pelayanan yang prima, dengan mengedepankan kecepatan, ketepatan, serta kejelasan informasi. Seluruh unsur pelayanan, mulai dari petugas keamanan (security), petugas PTSP, hingga resepsionis, diingatkan agar melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan, guna menjaga konsistensi dan standar mutu pelayanan di Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren.
Pada kesempatan tersebut, Ketua juga memberikan penekanan kepada petugas persidangan agar dalam melaksanakan tugas senantiasa berpedoman pada prosedur dan ketentuan yang berlaku, sehingga seluruh rangkaian persidangan dapat berjalan tertib, lancar, dan sesuai dengan standar pelayanan peradilan.
Selain itu, kepada petugas keamanan (security), Ketua mengingatkan agar setiap tamu yang berada di ruang tunggu sidang wajib menggunakan kartu identitas tamu (ID Card Tamu). Hal ini bertujuan untuk menjaga ketertiban, keamanan, serta kenyamanan lingkungan persidangan, sekaligus sebagai bentuk pengawasan dan pengendalian akses di area pengadilan.
Tidak hanya aspek pelayanan, perhatian juga diberikan pada kebersihan dan kerapian lingkungan kantor sebagai bagian dari kenyamanan bersama. Ketua mengingatkan kepada petugas kebersihan untuk terus menjaga kebersihan area kantor secara optimal, sehingga lingkungan kerja tetap bersih, sehat, dan mendukung suasana pelayanan yang kondusif.
Selain itu, Ketua Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren juga menekankan pentingnya menjaga profesionalisme dalam bekerja, dengan tidak membawa permasalahan pribadi dari luar kantor ke lingkungan kerja. Hal tersebut dinilai dapat mempengaruhi kinerja serta kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.
Melalui briefing pagi PTSP ini, diharapkan seluruh petugas pelayanan dan pendukung persidangan semakin memahami peran strategisnya dalam memberikan pelayanan terbaik, serta mampu menjaga citra dan kepercayaan publik terhadap Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren sebagai lembaga peradilan yang profesional, bersih, dan melayani. (AAT/Tim Media)