MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA

MAHKAMAH SYAR'IYAH BLANGKEJEREN

Alamat : Jl. Inen Mayak Teri, Sp. Reli, Kp. Jawa,

Kec. Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Aceh 24655

Telp      :  (0642) 21754

Email    : ms.blangkejeren@gmail.com

Tausyiah Ramadhan: Ini yang Disampaikan Ketua MS Blangkejeren Dihadapan Jamaah Masjid Assholihin

Ketua Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren memberikan tausyiah dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Kabupaten Gayo Lues pada hari Selasa (03/03/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Raya Assholihin usai pelaksanaan salat Dzuhur berjamaah.

Tausyiah yang diinisiasi oleh Kemenag Kabupaten Gayo Lues ini dihadiri oleh para pegawai Kemenag dan masyarakat sekitar yang antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai.

Dalam penyampaiannya, Ketua MS Blangkejeren, Taufik Rahayu Syam, S.H.I., M.S.I., mengangkat tema tentang persoalan kemiskinan yang masih menyelimuti sebagian umat Islam.

Menurutnya, kemiskinan menjadi masalah yang cukup serius karena dapat berdampak luas pada kehidupan sosial dan keagamaan. Ia mengutip sabda Nabi Muhammad SAW yang menyatakan bahwa kefakiran berpotensi mendekatkan seseorang kepada kekafiran, sehingga persoalan ekonomi tidak boleh dianggap sepele.

Lebih lanjut, Taufik menjelaskan bahwa Islam telah menghadirkan solusi melalui sistem filantropi seperti zakat, sedekah, dan wakaf. Tujuan dari instrumen-instrumen tersebut adalah agar harta tidak hanya berputar di kalangan orang-orang kaya saja, tetapi juga dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan zakat dan wakaf secara lebih modern dan profesional. Dalam praktiknya, dikenal istilah zakat produktif dan wakaf produktif, yaitu pengelolaan dana yang tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga mampu memberdayakan masyarakat secara berkelanjutan. Menurutnya, pendekatan ini perlu terus dikembangkan agar manfaatnya dapat menjangkau kaum mustadh’afin secara lebih luas.

“Jika zakat dan wakaf dikelola secara produktif, maka dampaknya akan jauh lebih besar dalam mengentaskan kemiskinan dan membangun kemandirian umat,” ungkapnya.

Kegiatan tausyiah ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bersama tentang pentingnya penguatan ekonomi umat melalui optimalisasi zakat dan wakaf, serta mendorong sinergi antara lembaga keagamaan dan masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan bersama.

Bagikan:

Tinggalkan komentar