
Blangkejeren — Ketua Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren, Taufik Rahayu Syam, S.H.I., M.S.I., mengikuti kegiatan Dzikir, Doa Bersama, serta Tausiyah dalam rangka menghadapi dan memohon perlindungan dari potensi bencana alam. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 30 Desember 2026, bertempat di Balai Pendopo Bupati Gayo Lues.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk ikhtiar spiritual serta penguatan nilai keimanan dan kebersamaan, dengan harapan masyarakat dan daerah senantiasa diberikan ketabahan, kesabaran, serta keteguhan dalam menghadapi bencana yang saat ini melanda wilayah Gayo Lues khususnya, serta wilayah Aceh dan Sumatera pada umumnya.
Acara berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh unsur pimpinan daerah, aparatur pemerintah, tokoh agama, serta masyarakat setempat. Suasana kebersamaan dan kekhusyukan tampak menyelimuti seluruh rangkaian kegiatan dzikir dan doa yang dipanjatkan.

Dalam tausiyahnya, Dr. Andi Putra, Lc., selaku penceramah, menyampaikan bahwa musibah yang terjadi saat ini merupakan ujian bagi seluruh umat agar senantiasa mengingat dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, serta menjalankan kebaikan-kebaikan sebagaimana yang diperintahkan-Nya. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menjadikan musibah ini sebagai momentum introspeksi diri, memperbaiki kesalahan, serta tidak saling menyalahkan antar sesama.
Kegiatan tersebut diakhiri dengan doa dan harapan agar Allah SWT mengembalikan segala sesuatu yang hilang akibat bencana dengan rezeki yang lebih baik dan lebih banyak. Hal ini dianalogikan dengan kisah Nabi Ayyub AS, yang karena ketabahan, kesabaran, dan kedekatannya kepada Allah SWT, akhirnya dikembalikan seluruh nikmat yang sempat hilang bahkan dengan limpahan yang lebih besar. (ARM)